PENATA RAMBUT

#

Kelainan rambut yang perlu anda ketahui

Tahukah anda mengenai kelainan rambut? Pernahkah anda memiliki rambut yang bercabang? atau bahkan rambut yang anda miliki tidak tumbuh? hal tersebut merupakan salah satu gangguan pada rambut. Gangguan pada rambut anda akan menyebabkan pertumbuhan rambut menjadi tidak normal. Gangguan pada rambut anda dapat disebabkan oleh kelainan-kelainan pada rambut. Kelainan-kelainan pada rambut biasa terjadi pada batang rambut maupun pada akar rambut. kelainan pada batang rambut mungkin tidak akan mengganggu akar rambut, namun jika gangguan atau kelainan itu terjadi pada akar rambut maka sangat berpengaruh pada batang rambut.

Kelainan pada rambut sehatKelainan-kelainan pada rambut bisa terjadi karena beberapa faktor. Faktor tersebut bisa berasal dari dalam (Internal) dan faktor yang berasal dari luar (eksternal).

Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kelainan-kelainan pada rambut :

1. Faktor Internal yang mempengaruhi kelainan pada rambut

  • Demam : Demam menyebabkan darah menjadi kental. Disamping darah menjadi kental, demam juga menyebabkan penguapan air pada sel sehingga terjadi dehidrasi pada sel. Hal tersebut membuat rambut menjadi rontok dan kusam.
  • Gangguan keseimbangan hormon : Ketidak seimbangan hormon akan menyebabkan gangguan pada pertumbuhan kulit kepala. Hal tersebut akan membuat kelainan pada akar rambut serta kulit kepala. Gangguan hormon ini misalnya KB yang tidak cocok.
  • Ketidakseimbangan makanan : Makanan sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan rambut. orang yang menu makanannya tidak seimbang akan menyebabkan pertumbuhan rambut menjadi terganggu. Jika kita kekurangan protein maupun kelebihan Vitamin A maka akan membuat kelainan-kelainan rambut.
  • Keracunan makanan atau obat-obatan : Jika kita mengalami keracunan makanan atau obat-obatan, misalnya kita banyak menelan obat-obat kanker, hal tersebut akan menyebabkan kerontokan rambut.
  • Keturunan atau genetik : Keturunan atau genetik ini merupakan faktor-faktor yang sulit untuk disembuhkan karena faktor ini merupakan faktor bawaan dari lahir.
  • Stress
  • Wanita yang sedang hamil

    Baca Juga : Tips Cara merawat rambut secara alami

2. Faktor Eksternal yang mempengaruhi kelainan pada rambut

  • Iklim : Iklim merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kelainan pada rambut, yang mana iklim akan membuat kecantikan dari batang rambut berubah. Keadaan iklim yang terlalu panas atau terlalu dingin akan menyebabkan rambut menjadi kering, kusam, berketombe, rambut pecah-pecah, berwarna merah dan rontok. Perbedaan suhu yang sangat besar membuat rambut kita harus bekerja ekstra keras untuk beradaptasi.
  • Mekanis : Mekanis yang dimaksud disini adalah sesuatu yang secara langsung bersentuhan dengan rambut. Faktor mekanis disini dapat berupa terjadinya benturan di area kulit yang ditumbuhi rambut, tarikan dan tekanan yang berulang-ulang yang akan menyebabkan kerontokan dan kebotakan pada rambut (kepala). Sering mengikat rambut dengan kencang, sering memakai wig, serta pemakaian bahan-bahan kimia pada kosmetik rambut yang berbahaya, sering mencatok rambut, peng- keriting – an yang berlebihan, serta memakai tutup kepala atau topi secara terus menerus.
  • Makanan : Seringnya kita mengonsumsi makanan yang berlemak dan juga pedas akan memicu kelenjar minyak dan kelenjar keringat. Minyak dan keringat yang dihasilkan akan sangat banyak. Keringat dan minyak yang dikeluarkan secara perlahan akan membuat pori-pori terbuka sehingga rambut mudah tercabut dan rontok dari akarnya. Itulah kenapa jika kita memakan makanan yang terlalu pedas maka kulit kepala akan terasa gatal.
  • Lingkungan : Kondisi air yang kita gunakan untuk mencuci rambut perlu kita perhatikan. Apakah air yang kita pakai untuk mencuci rambut benar-benar bersih atau malah ternyata air yang kotor dan berlumut, sehingga menjadi penyebab rambut menjadi kotor dan mudah terkena penyakit. Binatang peliharaan di rumah yang kurang diperhatikan juga dapat menyebabkan rambut kita rusak atau terkena penyakit misalnya kucing dan anjing.  Sering terjadinya kontak fisik dengan barang-barang kotor atau lembab sehingga menyebabkan bakteri masuk ke dalam kulit kepala. Udara yang terlalu lembab, seperti contohnya penggunaan AC (Air Conditioner) yang berlebihan dapat menyebabkan rambut menjadi terlalu lembab, lepek dan kotor sehingga mudah ditumbuhi jamur.
  • Penggunaan air hangat atau air panas setiap hari.
  • Operasi atau kemoterapi.
  • Pemakaian obat-obatan : Kondisi orang yang rentan terhadap obat akan dapat berpengaruh pada bagian rambut.
  • Merokok, Minum-minuman bersoda dan beralkohol.

Gangguan pada akar rambut akan menyebabkan gangguan pada batang rambut. Hal tersebut menyebabkan kelainan-kelainan dan penyakit pada rambut.

loading...

Baca Juga : Masker Alami untuk merawat rambut

Berbagai macam kelainan pada rambut :

  1. Penyakit Mutiara : merupakan penyakit dimana terdapat semacam benda-benda kecil yang melekat rambut, bentuknya bulat berwarna abu-abu agak keputih-putihan. Di tempat ini rambut menjadi mudah patah dan ujungnya berbelah. Biasanya disebabkan oleh kurang bersihnya pada saat pencucian rambut atau adanya sisa-sisa zat kimia seperti shampoo, Hair spray dan lain-lain. Di samping itu yang paling mendasar adalah adanya kerusakan pada lapisan batang rambut
  2. Cinities : Merupakan istilah untuk rambut beruban. Rambut uban terjadi bila zat warna atau pigmen rambut mulai menghilang terdesak oleh iklim sekitar. Kondisi rambut uban dapat terjadi karena faktor usia, cacat bawaan dan sebagainya. Di samping itu penyebab cinities ini juga karena suatu penyakit misalnya lepra atau goncangan jiwa yang tiba-tiba, banyak pikiran dan sebagainya. Cinities terbagi menjadi dua yaitu congenital Cinities ( terjadi sejak lahir) dan Acquire Cinities (Muncul setelah seseorang mulai berumur atau menjelang usia dewasa).
  3. Trichoclasia : Penyakit rambut yang ditandai dengan timbulnya simpul-simpul pada batang rambut yang berwarna putih-putih seperti penyakit mutiara, ini disebabkan karena matriks rambut terganggu. Bila selang-seling, putih-putih tersebut sudah mulai muncul, maka rambut akan mudah putus-putus (rapuh) karena tidak mendapat oksigen yang merata pada setiap batang rambut.
  4. Trichoptilosis : Merupakan keadaan dari ujung rambut yang pecah-pecah menyerupai serabut. Hal ini timbul karena kurang perawatan, di samping itu juga disebabkan gizi yang tidak seimbang, cara pemakaian kosmetik yang kurang cocok/tidak tepat, sering terkena terik matahari secara langsung dan terlalu sering menggunakan alat-alat listrik untuk perawatan rambut.
  5. Hypertrichosis/hirsutisme : merupakan suatu istilah untuk rambut yang tumbuh melebar dan tebal secara berlebih.
  6. Trichohexis Nodosa : adalah rambut yang pada jarak tertentu membesar, menebal atau menonjol dan di dekat benjolan tersebut rambutnya pecah seperti serabut pada bagian ujungnya dan bahkan kadang terjadi simpul-simpul. Hal ini disebabkan karena rambut kekurangan minyak dan zat protein, sehingga terjadi kemunduran pada kualitas keratin batang rambut.
  7. Monilethri/monilethria : yaitu kondisi dimana pada jarak tertentu tumbuh semacam kelainan pada batang rambut yakni tumbuh rambut secara menebal dan kemudian menipis lalu putus-putus, setelah itu ujung-ujung rambut juga seperti serabut. Saat rambut mengalami hal seperti ini, biasanya kulit kepala menjadi kering. Penyebab utamanya adalah faktor keturunan.
  8. Albinisme : tidak ditemukannya atau sangat sedikit pigmen atau warna pada rambut. Kelainan ini diturunkan secara genetik.
  9. Alopecia : disebut juga dengan istilah kebotakan yang merupakan kelainan pada rambut yang rontok secara terus-menerus. Terdapat berbagai jenis Alopecia (kebotakan), yaitu ;
  • Alopecia areata adalah kebotakan yang terjadi pada tempat-tempat tertentu, berbentuk bulatan-bulatan atau diistilahkan juga dengan kebotakan setempat.
  • Alopecia adusta adalah kebotakan yang disebabkan oleh pembawaan (botak asli) sejak lahir. Keadaan botak ini bisa seluruhnya atau sebagian saja.
  • Alopecia senetis adalah kebotakan yang terjadi karena faktor usia yaitu pada umur yang sudah semakin tua, rambut yang sudah rontok tidak tumbuh lagi.
  • Alopecia sebohei cacapitis adalah kondisi dimana rambut rontok terus-menerus. Hal ini juga disebabkan oleh karena adanya gangguan penyakitpada kelenjar minyak (kelenjar sebasea).
  • Alopecia cecatricata adalah suatu kondisi yang disebabkan karena suatu hal (misalnya sakit), sehingga kulit tidak wajar keadaannya. Tanda-tandanya seperti timbulnya lingkaran-lingkaran atau berbentuk lonjong bahkan ada juga yang tidak teratur.
  • Alopecia dynamica adalah kerontokan rambut karena kerusakan pada folicle. Hal ini disebabkan oleh suatu infeksi yang menyerang follicular atau karena proses penyakit lain misalkan infeksi jamur.
  • Alopecia Syphylitica merupakan kebotakan akibat kerontokan rambut karena penyakit syphilis.
  • Alopecia Localis adalah rambut rontok setempat, biasanya disebabkan oleh gangguan pada urat syaraf yang berada di sekitar daerah yang rontok tersebut.
  • Alopecia Moligua adalah sebutan bagi sejenis alopecia tetapi lebih parah dan menetap.
  • Alopecia Universatis adalah kerontokan rambut karena pembawaan (botak asli)
  • Alopecia premature adalah kerontokan rambut pada usia yang masih muda (belum waktunya)
  • Alopecia premature, dibagi menjadi dua yaitu premature idiophatica (rontok dimulai pada tiap-tiap waktu sebelum pertengahan umur) dan premature synatoneatika (rontok karena sakit, bisa menyerang sebagian badan/kepala bahkan bisa secara keseluruhan).

bagaimana? sudah paham kan? sekarang coba cek rambut anda, sehat dan normalkah? jika tidak ada tanda-tanda seperti artikel diatas, selamat Rambut anda sehat.

One thought on “Kelainan rambut yang perlu anda ketahui”

  1. Ternyata bermacam-macam ya kelainan pada rambut. baru tahu setelah baca di artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *